Truk melintasi Jembatan Musi II Palembang. (FOTO Antarasumsel.com/Feny Selly)
....Larangan tersebut sesuai keputusan Menteri Perhubungan bahwa H-4 truk angkutan tidak boleh melintas untuk mengantisipasi kemacetan panjang arus mudik dan balik lebaran....
Berita Terkait
Bandarlampung (ANTARA Sumsel) - Truk pengangkut barang dilarang beroperasi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) sejak H-4 Lebaran.
"Larangan tersebut sesuai keputusan Menteri Perhubungan bahwa H-4 truk angkutan tidak boleh melintas untuk mengantisipasi kemacetan panjang arus mudik dan balik lebaran," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Albar Hasan di Bandarlampung, Minggu.
Namun, tambahnya, pelarangan itu tidak berlaku bagi angkutan yang mengangkut kebutuhan barang pokok seperti sayuran yang kebutuhannya masih disuplai dari luar Lampung.
Secara keseluruhan dalam rapat kesiapan menghadapi puasa dan Lebaran 2012, beberapa waktu lalu, Albar menjelaskan Lampung telah mempersiapkan sebaik mungkin lonjakan arus mudik.
Seperti arus penyeberangan laut, pemerintah menyiapkan 39 unit kapal Ferry yang siap mengangkut penumpang dari arah Merak menuju Bakauheni atau sebaliknya.
"Kami juga sudah mengantisipasi kepadatan penumpang yang biasanya lebih senang memilih bermalam di pelabuhan daripada di Terminal Rajabasa," ujarnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, jika pada kondisi tertentu di pelabuhan itu akan nampak terjadi penumpukan penumpang.
"Tapi kami mohon jangan disalah mengerti, penumpukan itu terjadi karena warga sendiri yang tidak mau langsung meneruskan perjalanan dengan pertimbangan waktu," kata dia.
Satu sisi penumpang memilih untuk beristirahat di pelabuhan, namun sisi lain, kapal terus beroperasi dan menurunkan penumpang sesuai dengan jadwal.
Demikian juga dengan kondisi angkutan kendaraan, dinas terkait juga saat ini tengah melakukan uji kelaikan terhadap bus angkutan. Setiap angkutan yang dinyatakan lulus uji kelaikan, maka akan ditandai dengan stiker 'angkutan lebaran 2012' dari dinas tersebut.
Terkait kondisi jalan, Anggota Komisi V DPR-RI Zulkifli Anwar menyatakan pihaknya telah mendorong Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk segera memperbaiki Jalinsum khususnya di Lampung yang merupakan urat nadi penghubung antara Pulau Jawa dan Sumatera.
"Kita ketahui jalan itu saat ini sedang dalam proses mengurus surat kontrak dengan Bank Dunia (BD) untuk segera dilakukan perbaikan dan pelebaran," ujarnya.
Kondisi jalan itu, tambahnya, sampai saat ini masih dalam kondisi rusak parah dan menunjukkan belum ada kesiapan untuk menyambut lonjakan arus penumpang mudik dan balik Lebaran.
"Terakhir saya melintasi jalan itu masih rusak, tapi kami berharap paling tidak pada hari puncak arus mudik, jalan itu sudah fungsional dalam menghadapi kepadatan arus lebaran mendatang," ujarnya. (ANT)
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © 2013
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasumsel.com