Palembang (ANTARA Sumsel) - Penjualan emas murni atau logam mulia di Kota Palembang, Sumatera Selatan mengalami penurunan drastis seiring melonjaknya harga emas murni dan  dampak melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat akhir-akhir ini.

Penjualan logam mulia mengalami penurunan yang cukup tajam sekitar 75 persen dari kondisi dua bulan sebelumnya ketika harganya masih relatif murah, kata Taslim salah seorang pedagang emas di Palembang, Kamis.

"Biasanya pada kondisi harga logam mulia di bawah Rp500.000 per gram, bisa menjual hingga 400 gram per hari, kini paling banyak terjual 100 gram logam mulia perhari," ujarnya.    

Menurutnya, harga logam mulia sekarang ini berada pada posisi Rp560.000 per gram untuk logam mulia kepingan ukuran satu gram, sedangkan kepingan lima gram dijual pada posisi Rp530.000 per gram, dan kepingan 10 gram ke atas dijual dengan harga sekitar Rp525.000 per gramnya.  

Tingginya harga jual logam mulia tersebut bila dibandingkan dengan harga sebelumnya pada Juli 2013  berada pada posisi Rp490.000 per gram, mengakibatkan masyarakat yang tadinya ramai menginvestasikan uangnya dalam bentuk logam mulia dalam kondisi posisi harga tinggi ini sebagain besar menahan pembelian.

"Masyarakat sekarang ini tampaknya menahan pembelian logam mulia sambil menunggu prospek perkembangan harga berikutnya, jika menunjukkan tren terus melonjak kemungkinan akan terjadi pembelian besar-besaran kembali," ujarnya.

Dijelaskannya, dalam kondisi perekonomian yang kurang stabil  sekarang ini, masyarakat yang biasa menginvestasikan uangnya dalam bentuk emas, sudah sangat paham kapan waktunya untuk membeli logam mulia dan melepas simpanannya itu.

Penjualan kemungkinan akan dilakukan jika harga logam mulia berada pada posisi tertinggi dalam waktu yang cukup lama dan diprediksi akan segera terjadi penurunan harga, masyarakat mulai ramai melakukan penjualan untuk mengambil aksi untung, kata Taslim.

Sebelumnya Riki salah seorang pedagang emas di mal Palembang Trade Center (PTC) mengatakan, harga emas baik dalam bentuk perhiasan 24 karat, dan kepingan emas murni sekarang ini harganya cukup tinggi setelah beberapa bulan sebelumnya mengalami penurunan drastis.

"Harga perhiasan emas dan logam mulia yang sempat anjlok pada Juli 2013, sejak pertengahan Agustus hingga awal September terus bergerak naik dan berpotensi melampaui harga tertinggi sebelumnya," ujarnya.

Menurut Riki, sekarang ini harga perhiasan emas 24 karat mencapai Rp3,4 juta per suku setara 6,7 gram, padahal pada pertengahan Agustus 2013 masih berada pada posisi harga Rp2,8 juta per sukunya.

Begitu pula logam mulia mengalami kenaikan yang cukup tinggi, sekarang ini harganya berkisar Rp525.000 hingga Rp560.000 per gram sesuai dengan ukuran berat atau besar kecilnya kepingan logam mulia.

Pergerakan naiknya harga perhiasan emas 24 karat dan logam mulia dalam dua bulan terakhir ini, diprediksi akan terus naik melampaui harga tertinggi sebelumnya bahkan berpeluang membentuk harga baru, kata Riki pula.

Editor: Awi
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasumsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar