17 dekan FKG dukung program kesehatan nasional

Pewarta : id fg, gigi, mou, dukung, program kesehatan gigi, program, kesehatan, nasional

Ilustrasi (FOTO ANTARA)

Makassar (ANTARA Sumsel) - Sebanyak 17 dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dari 17 perguruan tinggi di Indonesia menandatangani MoU untuk mendukung program kesehatan gigi nasional.
        
"Penandatanganan MoU ini juga didukung Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Pemkot Makassar serta Pemprov Sulsel," kata Dekan FKG Universitas Hasanuddin, Makassar, Prof Dr drg Mansyur Nasir di Makassar, Kamis.
        
Dia mengatakan, pentingnya komitmen tersebut untuk selanjutnya diimplementasikan di lapangan, karena kesehatan gigi dan mulut dapat mempengaruhi aktivitas seseorang.
         
Karena itu, lanjut dia, menjaga kesehatan gigi dan  mulut sangatlah penting dan harus terus disosialisasikan ke masyarakat, termasuk upaya penanganan gigi yang rusak.
         
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan diketahui, penderita gigi caries (berlubang) di Indonesia pada kalangan anak-anak mencapai 62 persen lebih.
         
Sedangkan dari hasil survei FKG Unhas diketahui, di Sulsel terdapat sekitar 76 persen anak yang mengalami gigi caries.
         
"Kondisi itu sangat memprihatinkan, karena generasi muda dan pelanjut bangsa yang rusak giginya dapat mempengaruhi kualitas kesehatannya," katanya.
         
Sementara itu, Professional Marketing Manager Oral Care, PT Unilever Indonesia, Tbk drg Ratu Mirah Afifah GCClinDent.MDSc.mengatakan, menjaga kesehatan gigi anak sangat penting, jangan menunggu hingga dewasa.
        
"Tidak perlu menunggu anak beranjak dewasa. Selama ini masih banyak orang tua yang beranggapan keliru bahwa gigi susu tidak perlu mendapat pemeliharaan seperti gigi permanen," katanya.
        
Padahal, anggapan tersebut tidaklah benar. Karena apabila itu terjadi, maka dapat menyebabkan rasa sakit, abses dan tanggal sebelum waktunya.
        
Ratu mengatakan, apabila kondisi itu terjadi, tulang rahang anak tidak tumbuh secara maksimal, sehingga ketika gigi permanen tumbuh, tidak mendapat ruang yang cukup dan mengakibatkan gigi tumbuh berjejal.
        
Pada peresmian Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2013 di Makassar, sebanyak 1.000 orang siswa Sekolah Dasar meramaikan dengan sikat gigi bersama. Selain itu, juga digelar pemeriksaan gigi gratis di RS Gigi dan Poliklinik Gigi Unhas di Jalan Kandea, Makassar.

Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar