Tim voli pantai Indonesia gagal ke semifinal turnamen Asia Pasifik

id voli pantai, ade chandra, fahriansyah, koko prasetyo

Pebola voli putra Indonesia Verdian Licardo (kiri) berupaya memblok bola dari pebola voli putra Singapur Shen Fan Yan (kanan) pada babak penyisihan Asia Pasifik Beach Volley Ball di arena Voli Pantai Jakabaring Sport City, Palembang,Sumsel, Rabu (20

Palembang (Antara) - Tiga pasangan yang mewakili tuan rumah Indonesia di babak delapan besar gagal melaju ke semifinal Turnamen Terbuka Voli Pantai Asia Pasifik Piala Gubernur Sumatera Selatan 2016 di Palembang, Jumat.

Kegagalan didiawali dari sektor putri yakni pasangan Indonesia 1, Dhita Juliana/Putu Dini Jasinta Utami yang dikalahkan Tim Thailand 1 Varaoatson Radarong/Tanarattha Ucomchae 1-2 (17-21,21-14,8-15).

Kemudian, dua tim putra, Ade Chandra/M Asfiya atas Tim Qatar yang diperkuat Julio Cesar/Ahmed Tijan 1-2 (21-17,16-21,15-9), dan Gilang Fahriansyah atas Tim Australia 1 yakni Issac Kapa/Christopher Mchugh 1-2 (20-22,21-12,15-12).

Dengan hasil pada pertandingan ini, Indonesia sebagai tuan rumah tidak memiliki wakil pada semifinal turnamen terbuka yang digelar di Arena Voli Pantai Jakabaring ini.

Pelatih Tim Nasional Voli Pantai sektor putra Koko Prasetyo mengatakan meski anak asuhnya gagal mengamankan tiket ke semifinal tapi ia mengaku cukup puas.

Hal itu lantaran para pemain secara individu mampu meningkatkan kualitas dan secara tim sudah mampu memberikan perlawanan sengit bagi tim-tim berpengalaman level Asia.

"Turnamen ini sebenarnya bukan target, tapi untuk uji coba persiapan tim ke prakualifikasi olimpiade Rio de Jenairo di Australia pada Juni mendatang," kata dia.

Pada turnamen ini, Koko mengaku sengaja melakukan perombakan pasangan pemain untuk menemukan formasi ideal saat turun di Ausralia mendatang.

"Saya sengaja otak atik, tapi yang pasti hanya Ade Chandra/M Asfiya saja yang tidak lagi berubah. Yang lain masih ada kemungkinan untuk dibongkar pasang," ujar dia.

Tim Nasional Voli Pantai pada tahun ini sudah mengikuti sejumlah turnamen yakni satu kali di Australia, dan dua kali di Thailand untuk persiapan mengikuti prakualifikasi olimpiade Rio de Jenairo.



Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar