Jumat, 18 Agustus 2017

PHRI dorong pengelola hotel tingkatkan kelas

id phri, hotel, hotel berbintang, herlan
PHRI dorong pengelola hotel tingkatkan kelas
Ilustrasi - Pembangunan sebuah hotel berbintang di Kota Palembang, Jumat (28/12). (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly)
Palembang  (Antarasumsel.com) - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Sumatera Selatan terus mendorong pengelola hotel kelas melati dan bintang untuk meningkatkan kelas sehingga dapat berkembangan lebih besar dan memberikan pelayanan lebih baik.

"Kami terus berupaya mendorong hotel kelas melati menjadi hotel bintang dan hotel bintang naik kelas bintang yang lebih tinggi, melalui upaya ini diharapkan Palembang akan semakin diminati sebagai tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan skala nasional dan internasional," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan Herlan Aspiudin, di Palembang, Selasa.    

Menurut dia, untuk mendorong peningkatan kelas hotel, pihaknya berupaya mendorong pengelola hotel dan restoran di provinsi ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas pendukung.

"Kualitas pelayanan dan fasilitas perlu tetap dipelihara dengan baik dan terus ditingkatkan guna memberikan kenyamanan kepada pengguna jasa hotel dan penikmat makanan restoran," ujarnya.

Dia menjelaskan, sebagai gambaran Kota Palembang yang akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018, dan sering menjadi tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan bertaraf nasional dan internasional memerlukan tempat menginap dan makan yang memenuhi standar internasional.    

Dengan menyesuaikan kelas, hotel melati dapat berasing dengan hotel berbintang yang selama ini dilirik untuk dijadikan tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan seperti rapat kerja, seminar, pertemuan ilmiah, pameran, dan kejuaraan olahraga.

Untuk mendorong pengelola hotel dan restoran meningkatkan kelas dan kualitas pelayanan, pihaknya akan melakukan pembinaan dan pengawasan seluruh kegiatan tempat usaha anggota PHRI yang tersebar di 17 kabupaten dan kota dalam wilayah provinsi ini.

Dalam kegiatan pengawasan itu, hotel yang dinilai pelayanan dan fasilitas pendukung kurang baik diberikan pembinaan dan rekomendasi untuk melakukan pembenahan.

Begitu sebaliknya bagi hotel yang mampu meningkatkan pelayanan dan fasilitas diberikan penghargaan berupa peningkatan kelas dari melati ke kelas bintang serta hotel bintang satu dinaikkan ke bintang dua dan seterusnya, kata Herlan.

Editor: Indra Gultom

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga