Jumat, 20 Oktober 2017

Industri pariwisata promosi Indonesia di Fitur

id visit indonesia, industri pariwisata, obyek wisata, pameran pariwisata, Feria Internacional de Turismo, FITUR, Madrid, Spanyol, agen perjalanan, hotel
Industri pariwisata promosi Indonesia di Fitur
"Wonderful Indonesia", the national logo to promote tourist destinations in Indonesia. (Foto Antara/Kemenpar/DWA/15)
Madrid (Antarasumsel.com) - Sebanyak 18 industri pariwisata agen perjalanan,hotel dan resort dari seluruh Indonesia mempromosikan berbagai obyek wisata dalam pameran pariwisata "Feria Internacional de Turismo (FITUR)  di Madrid, Spanyol  pada 18-22 Januari.

Indonesia telah berpartispasi secara berkelanjutan sejak pertama kali FITUR diadakan pada tahun 1980, kata Dubes RI untuk Spanyol Yuli Mumpuni Widarso kepada Antara London, Rabu.

Dubes Yuli Mumpuni Widarso mengatakan selama pameran yang akan dibuka Raja Felipe VI, Paviliun Indonesia menampilkan tarian gending sriwijaya, kembang topeng betawi, galenyek Padang dan karnival serta tradisional Banyuwangi dan karnival dari Banyuwangi Ethno Carnival (BEC).

Selain itu,demo pembuatan kopi tradisional Indonesia dan promosi kopi khas Papua, kopi Gayo Aceh, kopi Mandaling Sumut, kopi Kintamani Bali, kopi Mangkuraja dari Bengkulu, kopi Jawa dan Kalosi dari Toraja.

Industri pariwisata yang ikut mempromosikan berbagai obyek wisata adalah Ravelino Tour&Travel, Jewel Indonesia,Exolore Sumba, PT Indonature Tour&Travel, PT. Adventure Cartensz, Pacto LTD. Indonesia,  PT. Bali Catur  Cemerlang, PT. Dewi Wisata Tour & Travel,PT. ASEAN Tour& Travel,Sense Hotel Group, Pramana Hotels & Resort Bali.

Kemudian, Tony Villas& Resort,Melia Bali  Indonesia, Oberoi Hotels & Resort, Kura-Kura Resorts,  Lotus Asia Tours, Come2 Indonesia dan PT. Good Indonesian Food.

FITUR pada tahun lalu diikuti oleh 9.605 perusahaan dari 165 negara dan dihadiri oleh 231.872  pengunjung yang mengalami kenaikan enam persen, khusus pengunjung profesional berjumlah 124.659 yang merupakan kenaikan sebesar dua persen dibandingkan tahun lalu, dengan terjadinya hubungan bisnis sejumlah 6.200 agenda.

FITUR 2016 diliput oleh 7.083 wartawan dari 48 negara dan 491 blogger, Industri pariwisata Indonesia mengisi paviliun stand Hall 4.

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika Kementerian Pariwisata Nia Niscaya di Jakarta menyebutkan wisman dari Spanyol dalam lima tahun terakhir terus menunjukkan tren yang positif dengan jumlah mencapai 50.047 pada 2015 atau meningkat 7,24 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam Fitur 2017, Indonesia menargetkan kenaikan 10 persen kesepakatan bisnis dan kontrak .

Dikatakan tahun ini, Indonesia juga fokus menawarkan paket-paket baru untuk destinasi wisata tergolong baru bagi pasar Eropa, yakni JogLoSemar di Jawa, Coral Wonders, kecantikan segitiga koral Indonesia di Raja Ampat, Wakatobi, dan Bunaken, kemudian paket wisata di Kepulauan Riau dan Danau Toba di Sumatera Utara.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga