Kartini motivasi pelajar perbatasan Indonesia-Malaysia

Pewarta : id pelajar, belajar, mengajar, RA Kartini, Sosok, perempuan Indonesia

Ilustrasi Sejumlah siswa belajar di dalam kelas berupa gubuk . (ANTARA /Akbar Tado/Ang)

Putussibau, Kalbar (Antarasumsel.com) - Sosok dan perjuangan RA Kartini memotivasi pelajar SMP Negeri 1 Badau, Kecamatan Badau perbatasan Indonesia - Malaysia wilayah Kalimantan Barat menyelenggarakan berbagai perlombaan.

"Bukan soal sanggul dan kabaya atau parade dandanan siapa yang paling cantik, tetapi makna perjuangan RA Kartini yang dapat menjadikan kaum perempuan Indonesia saat ini bisa berkarya dan membangun bangsa," kata Guru SMP Negeri 1 Badau, Kecamatan Badau, Riani Kasih ketika menghubungi melaui telepon, Sabtu.

Dikatakan Riani atas perjuangan Kartini, perempuan Indonesia hingga saat ini bisa menjadi dokter, bidan, guru, pilot bahkan perempuan juga memiliki kesempatan yang sama dengan kaum pria dalam membangun bangsa.

"Peringatan Hari Kartini kita harapkan pelajar di perbatasan tahu bagaimana perjuangan RA Kartini, bahkan salah satu pelajar membacakan surat dari RA Kartini," jelas Riani.

Hal senada dikatakan Guru SMP Negeri 1 Badau, Ragimin ketika membuka rangkaian peringatan Hari Kartini mengatakan sikap dan semangat cinta tanah air perlu ditanamkan kepada pelajar di perbatasan.

Perjuangan RA Kartini salah satu motivasi anak bangsa untuk terus berkarya membangun bangsa.

"Bangga rasanya melihat semangat para siswa begitu antusias memperingati Hari Karini," tutur Ragimin.

Sementara itu Kepala SMP Negeri 1 Badau, Sahdian mengatakan semangat nasionalisme siswa khususnya di perbatasan harus terus ditumbuhkan mengingat para siswa itulah nantinya yang menjadi penerus bangsa.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke 138, SMP Negeri 1 Badau menyelenggarakan lomba busana daerah dan lomba menyanyi solo lagu - lagu nasional.
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar