Jumat, 20 Oktober 2017

Pemkot Palembang programkan tahun kunjungan wisata 2018

id Isnaini Madani, Dinas Pariwisata, kunjungan wisata, tuan rumah, Asian Games, lalulintas semrawut
Pemkot Palembang programkan tahun kunjungan wisata 2018
Asian Games 2018 (Foto Antarasumsel.com/Grafis/Ang)
Palembang (Antarasumsel.com) - Pemerintah Kota Palembang, Sumsel memprogramkan tahun kunjungan wisata pada 2018 sejalan dengan peran kota sebagai tuan rumah Asian Games XVIII.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani di Palembang, Sabtu, mengatakan, sejatinya program itu direncanakan tahun ini namun karena kesibukan kota Palembang dalam sejumlah pembangunan infrastruktur membuat digeser ke tahun 2018.

"Tahun 2017 ini dirasa belum bisa, karena kota masih semrawut oleh adanya pembangunan Light Rail Transit. Ada kemacetan di sejumlah titik sehingga pemkot memutuskan untuk diproyeksikan di tahun 2018," kata dia.

Ia mengatakan pada 2018, sejumlah pembangunan infrastruktur seperti LRT, Jembatan Musi IV dan Musi VI, Jembatan Layang diperkirakan sudah memasuki tahapan akhir karena infrastruktur tersebut ditarget selesai minimal enam bulan sebelum Asian Games yang akan digelar Agustus.

Lantaran itu pula, dua tahun menjelang Asian Games ini, pemkot fokus pada promosi dan pemunculan sejumlah destinasi baru wisata di Kota Palembang.

Isnaini mengatakan saat ini pemkot memiliki program paket wisata hemat "Palembang Asiik" yang berlaku selama satu tahun yakni dari 31 Maret 2017 hingga 31 Maret 2018.

Paket wisata Palembang Asiik atau Palembang aman, seru, irit, indah dan kenangan ini tercipta berkat ada kerja sama secara konsorsium sejumlah biro perjalanan di Palembang.

Harga paket wisata ini hanya Rp899.000 per orang dengan menjelajah wisata alam, wisata sejarah, wisata kuliner dan wisata belanja selama tiga hari dua malam.

Salah satu destinasi yang unggulan yakni Benteng Kuto Besak, Pulau Kemaro, Kampung Arab, dan lainnya.

"Ke depan akan dibuat terobosan-terobosan baru agar pariwisata Palembang terus berkembang. Salah satunya Palembang berencana meluncurkan tahun kunjungan wisata pada 2018," kata dia.

Kota Palembang mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata untuk memanfaatkan momen Asian Games.

Sejauh ini, sektor bisnis hotel, restoran dan tempat hiburan menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah tertinggi di Palembang dengan total Rp136 miliar pada 2016.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga