Pemkot tambah bus Tranmusi persiapan Asian Games

Pewarta : id pemkot, pemkot palembang

Perayaan HUT Kota Palembang (Antarasumsel.com/Aziz Munajar/17)

Palembang (Antarasumsel.com) - Pemkot Palembang akan menambah sejumlah bus Tranmusi untuk disiapkan angkutan peserta Asian Games 2018.

Pengadaan tambahan sejumlah bus Tranmusi tahun depan itu untuk menyukseskan pelaksanaan Asian Games, kata Wali Kota Harnojoyo di Palembang, Minggu.

Ia menjelaskan, sekarang ini pemkot telah memiliki sebanyak 250 unit bus Tranmusi yang rutin beroperasi melayani masyarakat Kota Palembang.

Sementara selain akan ada tambahan sejumlah bus Tranmusi, di Kota Palembang juga banyak kegiatan pembangunan infrastruktur yang ada kaitannya untuk menyukseskan Asian Games 2018.

Sejumlah pembangunan yang sedang dilaksanakan sekarang ini antara lain jalur kereta api ringan dari Bandara menuju kawasan olahraga Jakabaring, lokasi pusat kegiatan Asian Games.

Selanjutnya pembangunan jembatan Musi IV dan VI, pompanisasi sungai bendung yang progresnya sudah 40 persen, dimana melibatkan beberapa kolam retensi di Kota Palembang.

Kemudian ada pembangunan jalan tol Palembang Inderalaya (Palindera), hingga saat ini sepanjang tujuh kilometer dari Palembang-Pemulutan sudah diresmikan mendukung kelancaran angkutan lebaran.

Ia menjelaskan, ada Rp86 triliun dana

ditransfer ke Provinsi Sumatera Selatan, dari jumlah itu 80 persennya digunakan untuk pembangunan Kota Palembang.

Selanjutnya, hal lebih penting saat ini adalah memasyarakatkan program gotong-royong setiap hari Minggu untuk membersihkan dan mengembalikan kondisi sungai-sungai lebih baik, dengan harapan kondisinya seperti di Jepang atau Korea agar fungsi ekonomi dan sosial sungai tersebut kembali ke semula.

Selain itu program shalat subuh sudah berhasil memotivasi 16 kecamatan untuk melaksanakan shalat subuh berjamaah, maka nanti akan dipertajam ke 107 kelurahan dan RT/RW di Kota Palembang.

Sementara Rektor UIN Raden Fatah yang ditunjuk mewakili tokoh masyarakat saat perayaan HUT ke 1.334 Kota Palembang itu, Prof Sirozi mengatakan perubahan yang terjadi di Kota Palembang terutama pembangunan insfrastruktur cukup signifikan, sehingga mengubah persepsi masyarakat terhadap gambaran kota tersebut.

"Saya ingat betul, kalau dulu orang mau mengaku warga Palembang mikir-mikir, karena konotasinya Kota Palembang buruk sekali, tapi sekarang orang berbondong - bondong mengaku sebagai warga Palembang, karena kotanya sudah maju," ujar Sirozi.

Menurutnya, jargon Palembang EMAS yakni elok, madani, aman dan sejahtera digagas pemkot merupakan paket visi yang sempurna, karena mencakup segala aspek kehidupan masyarakat, efeknya bisa mempercepat puncak peradaban.

Ia menambahkan, mimpi Palembang untuk menjadi kota terindah di Indonesia dan salah satu di Asia Tenggara bukanlah isapan jempol belaka, sebab jargon EMAS tersebut benar - benar diseriusi oleh pemerintah kota saat ini serta sukses.
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar