Manajemen akui ketajaman depan SFC menurun

Pewarta : id sfc, sriwijaya fc, laskar wong kito, nasruin umar

Pesepak bola Sriwijaya FC Ichsan Kurniawan (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persib Bandung Michael Essien (kiri) pada pertandingan Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Se

Palembang  (ANTARA Sumsel) - Manajemen Sriwijaya FC mengakui ketajaman lini depan timnya yang diperkuat dua pemain asing telah menurun sehingga terbukti gagal mengaklerasikan peluang menjadi gol di dua pertandingan terakhir.

Manajer Sriwijaya FC Nasrun Umar di Palembang, Selasa, mengatakan, dirinya tidak dapat menyangkal bahwa faktor usia menjadi penyebab dua pemain asal Brasil, Alberto Goncalves dan Hilton Moreira tidak semoncer sebelumnya.

"Saya melihat memang ada beberapa pemain yang sudah habis, dan tentunya ini menjadi bahan evaluasi di akhir musim," kata Nasrun.

Sebelumnya persoalan pelik Laskar Wong Kito terjadi di sektor belakang. Kemudian manajemen melakukan pembenahan pada pertengahan musim dengan merekrut Ahmad Faris, M Robi, Fakdawer untuk memperkuat skuad yang ada yakni Yanto Basna, Marckho Sandy, Bobby Satria dan Ichsan Kurniawan.

"Sektor belakang sudah bisa diatasi, tapi kini muncul masalah baru yakni lini depan," katanya.

Lantaran itu, dia memastikan bahwa dua pemain itu akan menjadi bagian evaluasi pada akhir musim. Meski saat ini baru pekan ke-24, tapi manajemen klub telah mengamati secara intensif performa beberapa pemain.

"Tentunya kami akan melakukan evaluasi menyeluruh di akhir musim, tunggu saja karena bicara transfer pemain untuk sekarang ini sudah tidak mungkin lagi karena kompetisi masih berjalan," kata dia.

Ketika ditanya apakah manajemen juga mengultimatum pemain agar bangkit dari kekalahan mengingat penampilan tim tidak seperti biasanya. Menurut Nasrun, manajemen sudah melakukan berbagai upaya.

"Dorongan sudah maksimal, sampai saya tidak bisa lagi mem-pressure mereka karena sudah tidak etis lagi, kondisinya memang seperti itu. Saya mohon maaf, karena kesibukan saya terakhir ini tidak bisa 100 persen, tunggu saja waktu itu akan datang (evaluasi) karena Tuhan bersama saya," kata Nasrun.

Sriwijaya FC menelan dua kekalahan beruntun dalam dua laga terakhir yakni dipermalukan Persib di kandang sendiri 1-4 dan dikalahkan Barito Putera di Banjarmasin 0-2.

Hingga kini Laskar Wong Kito masih berkutat di papan bawah klasemen sementara Go-Jek Traveloka Liga 1 dengan berada diperingkat 12 dari 18 kontestan.

Laga mendatang, Sriwijaya akan menjamu peringkat tiga klasemen sementara PSM Makassar di Palembang, 17 September 2017.
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar