Kedatangan jamaah haji kloter pertama berkurang

Pewarta : id jamaah haji, asrama haji, bandara smb, kemenag, haji, calon jamaah

Seorang jemaah haji kloter pertama Palembang yang baru mendarat di Bandara SMB II Palembang tengah menghubungi keluarga dengan menggunakan telepon seluler, Selasa (29/10). (ANTARA Sumsel/Feny Selly)

Palembang  (ANTARA Sumsel) - Kedatangan jamaah haji embarkasi Palembang pada kelompok terbang pertama berkurang karena dua orang di antaranya meninggal di Arab Saudi.

Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Palembang Saefudin, Kamis mengatakan, kelompok terbang (Kloter) pertama asal Kabupaten Lahat dan Kota Pagaralam itu tiba di Sumsel berkurang karena dua orang meninggal.

Total jamaah haji dari embarkasi Palembang yang meninggal di Arab Saudi yaitu 12 orang dan dua di antaranya tergabung dalam kelompok terbang pertama.

Oleh karena itu jamaah haji kloter pertama yang mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang  tercatat 445 orang ternasuk lima petugas.

"Seharusnya 447 jamaah termasuk petugas tetapi saat menunaikan rukun Islam kelima dua di antaranya wafat di tanah suci," ujarnya.

Kedatangan jamaah haji pertama itu berjalan lancar walaupun ada yang diisolasi karena suhu badan mereka tinggi.

Memang, lanjut dia, sesuai standar operasi jamaah yang tiba langsung diperiksa kesehatannya karena dikhawatirkan ada penyakit saat beribadah.

Jamaah haji embarkasi Palembang pulang ke Tanah Air secara bertahap sehingga diharapkan perjalanannya tidak mengalami hambatan.

Mengenai pemulangan sendiri berdasarkan jadwal dan berakhir pada akhir September 2017.

Berdasarkan data kuota embarkasi Palembang pada 2017 tercatat sebanyak 8.199 orang yang terdiri atas Sumsel 7.035 orang, Bangka Belitung 1.069 orang termasuk 95 petugas.

Namun, lanjut dia, saat keberangkatan ada 13 kuota yang tidak terpenuhi karena sesuatu hal antara lain meninggal sebelum masuk asrama dan ada pula yang hamil.
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar