Caleg DPD-RI Sumsel akan siapkan saksi pemilu

Palembang (ANTARA Sumsel) - Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah RI asal Sumatera Selatan berusaha akan menyiapkan saksi di tempat pemungutan suara pada Pemilu 9 April 2014 guna mengamankan perolehan suara.

"Harus menyiapkan saksi," kata Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah RI (DPD-RI) asal Sumatera Selatan Aidil Fitrisyah ketika ditanya mengenai saksi di tempat pemungutan suara (TPS) pada saat Pemilu nanti di Palembang, Kamis.

Ia berharap, pada Pemilu legislatif 9 April 2014 ada kejujuran dalam perolehan suara.

Sementara mengenai berapa target perolehan suara pada pesta demokrasi mendatang, ia mengatakan, untuk bisa berada di empat besar tentunya perkiraan suara yang diperlukan sekitar 200 ribu suara.

Ia menuturkan, pada Pemilu 2009 ia berhasil mengantongi suara sekitar 300 ribuan atau berada di urutan kedua setelah Percha Leanpuri sehingga terpilih menjadi anggota DPD RI.

Akan tetapi, pada Pemilu 2014 ini dirinya tidak mempunyai target dalam perolehan suara, kalau terpilih Alhamdulillah, ujarnya.

Sementara mengenai temuan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palembang, adanya dugaan curi start kampanye, menggunakan fasilitas ibadah dan melibatkan Pegawai Negeri Sipil (PNS), menurut dia hal itu tidak benar.

"Sebagai anggota DPD RI, saat ada undangan dari masyarakat apakah saya mesti tidak hadir," tuturnya.

Ia mengakui, dirinya sempat menghadiri pertemuan dengan para guru di Palembang, tetapi kapasitasnya sebagai anggota DPD RI.

"Saat itu, saya diundang oleh PGRI untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Saya diminta untuk memaparkan sejarah Rasullah SAW yang disangkutkan dengan kondisi saat ini," jelasnya.

Ia menuturkan, di dalam pertemuan-pertemuan tersebut, sekali pun tidak menyebut soal Pemilu.

Kemudian terkait ketidakhadirannya ketika diundang Panwaslu untuk memberikan klarifikasi, ia menyatakan, pada saat itu bersamaan dengan rapat-rapat di DPD RI.

"Kapasitas saya sebagai Wakil Ketua PURT DPD RI, saya harus memimpin rapat-rapat di DPD, tetapi saat itu dirinya sudah mengirim perwakilan ke Panwaslu. Saya akan datang ke Panwaslu, jika tidak ada agenda rapat yang harus saya pimpin," katanya.